Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi HOFAC (hoax or fact) Juara M2IQ Kab LOTIM | Siti Nurnirwana

 


HOFAC.id(hoax or fact) SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF MEMBENTUKHUMAN LITERACY (SOFT SKILL) DALAM MENYIKAPI HOAX

(Telaah Q.S Hudayat114)



MTQM













Siti Nurnirwana




UNIVERSITAS MATARAM

2021

BAB I

PENDAHULUAN


LatarBelakang

Indonesia saatinitengahberada pada fase era revolusiindustri 4.0. Dimana pada masa inilahkitadituntutuntukmenguasaitigajenisliterasi, yaitudigital literacy, technology literacy dan human literacy. Inilah era artificial intelligence, cyber-physical systems, mobile networks, big data, dan internet of thing dengankemajuanteknologiinovasi modern yang mendisrupsiberbagaiaktivitasmanusiadalamberbagaibidang. Kita telahsampai pada abundant era, dimanainformasipositifmaupunnegatifbanjirmengalirdariberbagaiarah, tanpasekat. Antara yang hakdengan yang batilberbaur dan blur. Dunia seolahberada di ujungjari, hanyadalamsatusentuhanmelaluigadget, dapatmengubahapapun yang diinginkan.

Dalamlaporanberjudul Digital 2021: The Latest Insights Into The State of Digitalitu, disebutkanbahwadari total 274,9 jutapenduduk di Indonesia, 170 jutadiantaranyatelahmenggunakan media sosial. Dengandemikian, angkapenetrasinyasekitar 61,8 persen. Angka penggunaaktif media sosial di Indonesia tersebuttumbuhsebesar 10 jutaatausekitar 6,3 persendibandingkanbulanJanuari 2020. Dalamperiode yang sama, pengguna internet di Indonesia tumbuh 27 jutaatau 15,5 persenmenjadi 202,6 juta.Begituterlihatdenganjelasbahwamasyarakatinonesiakhususnya pemuda generasipenerusbangsainimemang sangat melekatdengan media sosial. Hanyasaja, yang menjadipermasalahannyaadalahgayainteraksiataukomunikasidalambermediasosialdapatdikatakanbahwa Indonesia beradadalamkondisidarurat (emergency). Hal initerindikasidaribanyaknyatindakan amoral dalamaktivitaskomunikasi yang mayoritaspelakunyaadalahgenerasimuda, baikkomunikasiface to facemaupunsecara online dalamjaringan internet yang dikenaldenganistilah media sosial. Namundenganpenggunaaktif media sosialsebanyakitu, telahterbuktibahwaadabanyakpengguna yang tidakbertanggungjawabbahkanmenjadikanmomentersebutsebagaikesempatanterbaikuntukmenyebarkaninformasi yang tidakbenar (beritahoax). Begitulahketikaujungjari yang tidakberakhlaq, membuathaqq dan hoaxtercampurbaurtanpasekat.

M. Zia Al-ayyubimenegaskanbahwa, di media sosialterdapatbanyakberbagaimacamkontennegatif yang arahnyamenyerangterhadapkelompoktertentumaupunindividuseperti: pernyataan yang mengandungnilaiprovokasi, beritabohong (Hoax), ujarankebencian (Hate Speech), isuras, agama dan antargolongan (SARA). Khususnya di masa pandemi covid 19 ini, menjadi momentum emasbagikelompok dan oknumtertentu yang menyebarkanberitaHoax, Hate Speech, dan semacamnyatersebut.Dalam Al-Qur’an surah Al-Ahzabayat 70 telahdijelaskan,

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalahkamukepada Allah dan ucapkanlahperkataan yang benar.” 

Jika kitatelaahakarsejarah problem tersebut, kitaakanmenemukanbahwafenomenainitelahterjadisejak masa awal Islam. Tepatnya, ketikaummahatulmu’mininSayyidah ‘AisyahRadhiyallahu ‘anha, dituduhmelakukanperzinahandengan salah satuprajuritperang. 

Dampakdariberitahoax memang sangat membahayakankhususnyabagi korban ataumasyarakat yang berperansebagaipenerimaberitahoax itusendiri. Dari segikesehatan, dalamsebuahstudi para psikologsepakatbahwaberita hoax bisamemberikandampakburuk pada kesehatan mental, sepertipost-traumatic stress syndrome (PTSD), menimbulkankecemasan, sampaikekerasan. Tidakhanyaitu, psikologpercayabahwa orang yang terpaparberitahoax juga bisamembutuhkanterapi, karenadiselimutikecemasan, stres, dan merasakesepiankarenaberitapalsu. Dari segisosial, beritahoax bisamenimbulkanperpecahanantarsaudarakhususnyasesamamuslim, menurunkanreputasiseseorang, menimbulkanopininegatif, dan merugikanmasyarakattentunya.   Hal seperti in tidakbisadisepelekan. Karena dampakburukberitahoax inibisaberadadalam zona jangkapanjang.

Netizen pun kiandibuatbingung dan takut. Apalagiketikaditemukan data darikominfo yang membuktikanbahwa, terdapatlebihdari 800 ribu situs di jaringan internet Indonesia yang terindikasisebagaipenyebarberitahoax.Akibatnya, Sebagian besarpengguna media sosialakanmenjadisulitpercaya dan sulitmembuktikanapakanberita yang diterimaitubenaratautidak.

Berdasarkan data-data sertauraian di atas, makapenulisdalamhaliniberupayamenawarkansolusiterhadappermasalahantersebut. Sebagaiupayameminimalisirhoax di media sosial. Untukitusolusi yang diberikanadalah “BudayaTabayyun”. Namun, melihatkondisipenyebaranberitahoax yang terbilangsulituntukdiatasi, ternyatabudayatabayyun (mencaritahukebenaran) sajatidakcukupdijadikansebagaisatu-satunyasolusimenghindariberitahoax. Terbuktidalam data Kemkominfotelahmemblokirsembilan situs yang di dugasebagaipenyebarberitahoax diantaranyaadalah Nahimunkar.com, Gensyiah.com, Kiblat.net, Islampos.com, Suaranews.com, Izzamedia.com, Voa-islam.com, Dakwahtangerang.com, Bisyarah.comi.Tentu netizen akansemakinkesulitanuntukmenemukan mana berita yang benar.

Oleh karenaitu, tulisan inimenawarkansebuahusulanyaituaplikasi “Hofac.id” sebagai salah satusaranauntukmemaksimalkanbudayatabayyuntersebut.Melihaturgensinyadalampandangan Al-Qur’an yang didasari oleh Q.S Hudayat114, sebagaiperintahdari Allah SWT yang fundamental bagimanusia.

Denganmemaksimalkanperan dan fungsidari“Hofac.id” ini, makaakhirnyaakanmampuuntukmeminimalisirbahkanmenghindariterjadinyasikap amoral dan penyebaranberitahoax di media sosial. Hal ini juga bisamenjadi salah satualternatifmembentukhuman literacy (soft skill) dalammenyikapihoax.



RumusanMasalah

BagaimanaPandangan Islam DalamMenyikapiBeritaHoax?

BagaimanaFenomenaPemberitaanHoax di Indonesia?

BagaimanaImplementasiSikapTabayyunMelaluiHofac.id Sebagai Salah Satu Human Literacy (Soft Skill) DalamMenyikapiHoax?


TujuanPenulisan

UntukMemahamiPandangan Islam DalamMenyikapiBeritaHoax

UntukMemahamiBagaimanaFenomenaPemberitaanHoax di Indonesia

UntukMemahami Serta UpayaMengimplementasiSikapTabayyunMelaluiHofac.idSebagai Salah Satu Human Literacy (Soft Skill) DalamMenyikapiHoax









BAB II

PEMBAHASAN


Pandangan Islam DalamMenyikapiBeritaHoax

Islam adalah agama yang sangat menjunjungtinggitentangkebenaran. Perintahuntukselalumencaritahutentangkebenaraninformasiatauberitamerupakansesuatu yang fundamental untukdilakukan oleh manusia pada umumnya dan kaummuslim pada khususnya. Hal tersebuttelahdijelaskandalamfirman Allah SWT yang isinyaadalahperintahuntukmencaritahukebenaransebelummenerimaataumenyebarluaskansuatuberita yang terdapatdalam QS. Al-Hujuratayat 6 yang berbunyi,

يٰٓاَيُّهَاالَّذِيْنَاٰمَنُوْٓااِنْجَاۤءَكُمْفَاسِقٌۢبِنَبَاٍفَتَبَيَّنُوْٓااَنْتُصِيْبُوْاقَوْمًاۢبِجَهَالَةٍفَتُصْبِحُوْاعَلٰىمَافَعَلْتُمْنٰدِمِيْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika orang yang fasikdatangkepadamumembawasuatuberita, makatelitilahkebenarannya, agar kamutidakmencelakakansuatukaumkarenakebodohan (kecerobohan), yang akhirnyakamumenyesaliperbuatanmuitu.”

Dengan sangat jelas Allah memberiperingatanmelaluifirman-Nya tentangbahayamenerimasuatuberitatanpamencaritahukebenarannyaterlebihdahulu. Menyebarkaninformasihoax merupakansebuah Tindakan yang tidakbaik. Karena haltersebutbisamerugikanbanyak orang, khususnyapengguna media sosial. 

Firman Allah SWT dalam QS. Hud ayat 114,

وَاَقِمِالصَّلٰوةَطَرَفَيِالنَّهَارِوَزُلَفًامِّنَالَّيْلِۗاِنَّالْحَسَنٰتِيُذْهِبْنَالسَّيِّاٰتِۗذٰلِكَذِكْرٰىلِلذَّاكِرِيْنَ

“Dan laksanakanlahsholat pada keduaujungsiang (pagi dan petang) dan pada bagianpermulaanmalam. Perbuatan-perbuatanbaikitumenghapuskesalahan-kesalahan. Itulahperingatanbagi orang-orang yang selalumengingat Allah.”

Dalam tafsir IbnuKatsir,( اِنَّالْحَسَنٰتِيُذْهِبْنَالسَّيِّاٰتِۗ )“sesungguhnyaperbuatan-perbuatan yang baikitumenghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.”Sesungguhnyamengerjakanperbuatan-perbuatan yang baikitudapatmenghapuskandosa-dosa yang terdahulu, seperti yang disebutkan di dalamsebuahhadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan para pemilik kitab Sunnah melalui Amirul Mu’minin Ali ibnu Abu Talib yang mengatakan, "Aku apabilamendengardariRasulullah Saw. suatuhadissecaralangsung, maka Allah memberikanmanfaatkepadakudenganmelaluinyamenurutapa yang dikehendaki-Nya. Yakniakumengamalkan­nyasecaralangsung. Tetapiapabilaakumendengarsuatuhadisdari orang lain, makaterlebihdahuluakusumpahi orang ituuntukkebenarannya. Apabila orang itumaubersumpahkepadaku, makaakubarumemper­cayainya (dan mengamalkannya).

Dalam tafsir Al-Mishbahmenjelaskan, اِنَّالْحَسَنٰتِ “sesungguhnyakebajikan-kebajikan”, yakniperbuatan-perbuatanbaik yang didasari oleh keimanan danketulusanيُذْهِبْنَالسَّيِّاٰتِۗ“menghapuskeburukan-keburukan”, yakniperbuatan-perbuatanburuk. Di sampingmengandungmaknabahwa Allah SWTmengampunidosa-dosakecilapabilaseseorangtelahmengerjakanamal-amalsaleh, juga mengandungmaknabahwaamal-amalsaleh yang dilakukanseseorangsecaratulus dan konsistenakandapatmembentengidirinyasehinggadenganmudahiadapatterhindardarikeburukan-keburukan.Bukanhanyaitu, Rasulullah SAW bersabda,

“Bertakwalahkepada Allah di mana pun engkauberada; iringilahperbuatanburukdenganperbuatanbaik,makakebaikanakanmenghapuskankeburukanitu; dan pergaulilahmanusiadenganakhlakyang baik.” (HR. Tirmidzi)”. Kita memangtidakdituntutuntukmembalaskeburukandenganhal yang buruk pula, tetapijustrutelah di perintahkan oleh Allah SWT melaluifirman-Nya untukkitamengiringikeburukanitudengankebaikan.


BagaimanaFenomenaPemberitaanHoax di Indonesia

Beritahoax begitusulituntukdibedakan. Semuainformasisalingmenyelimutisatusama lain, antara yang haqdengan yang batilberbaurmenjadisatu. Sehinggamasyarakatataupengguna media sosiallainnyamenjaditerjebak dan dibuatbingung oleh fenomenatersebut.

Terbuktidalam data Kemkominfotelahmemblokirsembilan situs yang di dugasebagaipenyebarberitahoax diantaranyaadalah .Begitubanyak situs yang dijadikansebagaiwadahpenyebaranberitahoax ini oleh orang-orang yang tidakbertanggungjawab. Demi mendapatkankeuntunganpribadi, merekarelamencari korban di sosial media yang sudahjelaspenggunanyabegitumelimpah.

Orang yang selalumenyebarkanberitahoax (beritabohong) iniakanmenjadikandirinyasendirisebagai orang yang tidakbermoralkarenaketerbiasaanmemberikaninformasitidakbenarkepadamasyarakat, sehinggamenimbulkanhate speech yang mengakibatkanpermusuhan sesame muslim. Perintah Allah SWT untukkitabersikapjujurtermaktubdalam QS. At-Taubahayat 119,

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalahkepada Allah dan hendaklahkamubersama orang-orang yang jujur.”

Ayat tersebutmenegaskanbahwakitaseharusnyamendekatkandirikedalamranah yang baik, dan bergauldengan orang-orang yang selalubersikapjujur agar kitaterhindarjauhdariketerangansebagaipelakupenyebarberitahoax. Jika telahberperansebagaipelakupenyebarberitahoax, otomatisnilaikejujurantelahgagalditerapkandalamkehidupansehari-hari. 

Dalamkasuslain, fenomenapemberitaanhoax di Indonesia terbuktijelasketikaadanyainformasibahwa susu Bear Brand ataubiasadisebut susu beruangbisamengobati orang yang terkena covid-19. KetuaSatgas Covid-19 IkatanDokter Indonesia (IDI) mengatakanbahwa, “Susu BeruangTak Bisa Obati Covid-19". ZubairiDjoerbanmengatakan, minum susu beruangtakbisamengobati Covid-19.  Hal ituiasampaikanmeresponperistiwapanic buying susu beruang di kalanganmasyarakat.

Zubairimenjelaskan, kandungan susu beruangtidakbisamembunuh virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Artinya, minum susu beruangtaklantasakanmembuatpasien Covid-19 sembuh.Padahalituhanyalah strategi pasar penjualan susu beruangmenjadilaris.


ImplementasiSikapTabayyunmelaluiHofac.idSebagai Salah Satu Human Literacy (Soft Skill)DalamMenyikapi Hoax

Sebagaimana yang telahdijelaskansebelumnya, bahwasikaptabayyun (mencarikebenaransuatuberita) sangatlahpenting.Untukmenghindaripenyebaranhoax dan meminimalisirterjadinyahal-halnegatif di media sosial.Diharapkandenganmenerapkansikaptabayyunbisamenjadi salah satucarauntukmewujudkan“ImplementasiSikapTabayyunmelalui Hofac.idSebagai Salah Satu Human Literacy (Soft Skill) DalamMenyikapi Hoax”. Agar generasimilenialbisaberperanaktifsebagaikomunikator yang baik dan pengguna media sosial yang bijakketikaberinteraksi di media sosial.

Untukitu, dalamupayamewujudkanterlaksananyasikaptabayyunmelaluihofac.id ini,diperlukanperencanaan yang matang, sehingganantinyaakandapatmencapaitujuan yang diinginkan. Makadariitu, berikutmerupakanlangkah-langkahdalammemulaiuntukmengimplementasikansikaptabayyunmelalui hofac.id,

Berkolaborasi

Jika seseorangtelahmemilikihuman literacy, makadiaakanmembangunkolaborasi  (team work) dalamhalmemanfaatkan era revolusiindustri, menyerapilmusebanyak-banyaknya dan membentuksebuahinovasi yang bisadimanfaatkan oleh dirinyasendiri dan masyarakat di masa depan. Allah SWT berfirman,

“Jika kamuberbuatbaik (berarti) kamuberbuatbaikuntukdirimusendiri. Dan jikakamuberbuatjahat, maka (kerugiankejahatan) ituuntukdirimusendiri”(Q.S Al-Isra’: 7)

Adaptif

Bisa menjadikandirisebagai orang yang mudahberadaptasidengankemajuan IT. Selaluup to date denganinformasi yang ada di media sosialsehinggatidakterjadiketertinggalanberitaperkembangan dunia luar.

Arif

Menjadikandirisebagai orang yang bijakdalammenggunakan media sosial dan memanfaatkan era revolusidengansebaik-baiknya. Membiasakandiri agar tidaksembaranganmemanfaatkansesuatu yang sehinggaakanmengakibatkankemudaratan. Hal initelahdijelaskandalam Al-Qur’an ,“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalahkepada Allah dan hendaklahsetiap orang memperhatikanapa yang telahdiperbuatnyauntukhariesok (akhirat) dan bertakwalahkepada Allah. Sungguh, Allah Mahatelititerhadapapa yang kamukerjakan.”(Q.S Al-Hasyr:18)

Firman Allah SWT di atasmemerintahkankepadakitauntukselaluberhati-hati dan memikirkanakibatatastindakankita, sebabsemuaituakankitapertanggungjawabkandihadapan Allah SWT, kelak di akhirat.

MembiasakanDiriUntukSelaluBeradaDalamKoridor Allah SWT

Dalamhalini, sangat pentinguntukkitaselalumengingattentangaturan yang telahditetapkan oleh Allah SWT. Sebagai salah satucarauntukmembiasakandirimenerapkannilaikejujurandalamkehidupansehari-hari, misalnyabergauldengan orang-orang yang senantiasamendekatkandirikepada Allah SWT. DalamsebuahhadistRasulullah SAW bersabda, 

"Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang saleh dan orang yang buruk, bagaikanbertemandenganpemilikminyakwangi dan pandaibesi. Pemilikminyakwangitidakakanmerugikanmu, engkaubisamembeli (minyakwangi) darinyaatau minimal engkaumendapatbaunya. Adapun bertemandenganpandaibesi, jikaengkautidakmendapati badan ataupakaianmuhangusterbakar, minimal engkaumendapatbaunya yang tidaksedap.” (HR. Imam Bukhari)

Tentu, denganadanyaimplementasiini, penulisberharapnilaikejujuranbenar-benarditerapkandengancaramembentukdirimelaluiempatpointersebut. Allah SWT berfirmandalam Q.S Ar-Rahman: 60, “Tidakadabalasanuntukkebaikanselainkebaikan (pula).

Makaberdasarkanayat di atas, dampak yang ditimbulkandariusahatersebutadalahuntukmengembangkanpotensi-potensidirisesuaidengantuntunan Islam yang dimulaidarilingkupterkecilyaitudirisendiri, yang tiada lain merupakanpondasiawaluntukmenerapkannilaikejujurandalamberkomunikasi di media sosialsebagai salah satualternatifmeminimalisirhoax. Karena memulaidaridirisendiriadalah salah satucaraterbaikuntukmemutusrantaiketidakbenarantersebut.

Untukmemaksimalkanperandarisikaptabayyun, penulismenawarkansebuahsolusiberupaaplikasi yang “Hofac.id”. Dimana aplikasiinimenyediakanfitursepertikategoriberita. Dalamaplikasiini, penggunabisamencaritahukebenaransuatuberitahoaxataufakta. Hofac.id akanmenampilkanberitasesuaikategori yang dicari, kemudiannantiakan di perlihatkan mana berita yang benardenganberitabohong (hoax). Berikutlangkah-langkahmenggunakanaplikasi Hofac.id:

Download terlebihdahuluaplikasi hofac.id 

Buka aplikasilangsung di arahkankebagianawal

Login menggunakan e-mail dan password

Langsung di arahkankebagiankedua, yaitukategoriberita yang ingin di cari

Klik icon kategoriberita, tempelkan link

Di bagianakhirnantiakanlangsungditampilkanduajenisberita, yaituberitahoax dan berita yang benar.













BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Islam adalah agama yang sangat menjunjungtinggitentangkebenaran. Perintahuntukselalumencaritahutentangkebenaransuatuinformasiatauberitamerupakansesuatu yang fundamental untukdilakukan oleh manusia pada umumnya dan kaummuslim pada khususnya. Hal tersebuttelahdijelaskandalamfirman Allah SWT yang isinyaadalahperintahuntukmencaritahukebenaransebelummenerimaataumenyebarluaskansuatuberita.

Menyebarkaninformasihoax merupakansebuah Tindakan yang tidakbaik. Karena haltersebutbisamerugikanbanyak orang, khususnyapengguna media sosial. Kita memangtidakdituntutuntukmembalaskeburukandenganhal yang buruk pula, tetapijustrutelah di perintahkan oleh Allah SWT melaluifirman-Nya untukkitamengiringikeburukanitudengankebaikan.

Inilahhuman literacy, yaituliterasi yang wajibdikuasai di abad 21 iniselainliterasidigital dan literasitechnology, karenamerupakanelemensoftskillataupengembangankarakterindividuuntukbisaberkolaborasi, adaptif, dan menjadiarifdalammemanfaatkan technology di abundant eraini.Namunsecanggihapapunperkembangan IT saatinidimanamanusiadituntutuntukmemiliki digital technology literacy, tetapihuman literacy tidakbisadiwakili oleh IT.

Perintahuntukselalumencaritahutentangkebenaraninformasiatauberitamerupakansesuatu yang fundamental untukdilakukan oleh manusia pada umumnya dan kaummuslim pada khususnya. Hal tersebuttelahdijelaskandalamfirman Allah SWT yang isinyaadalahperintahuntukmencaritahukebenaransebelummenerimaataumenyebarluaskansuatuberita yang terdapatdalam QS. Al-Hujuratayat 6. Bukanhanyabertabayyun, bentukimplementasidaritabayyunbisadilakukanmelaluipenggunaanaplikasi hofac.id. Karena denganjelas Allah SWT memerintahkanuntukkitamengiringikeburukanitudengansebuahkebaikan, halitudijelaskandalam QS. Hud ayat 114.

Denganmenerapkanhaltersebut, masyarakatkhususnyagenerasimillenialakanmenjadi orang yang lebihjeli dan berhati-hatidalammenerima dan menyebarkaninformasi. Mereka juga akanmenjadi orang yang senantiasabersikapjujurdalammenyebarkansuatuberita. Hal initentuakanberdampakbaikuntukkedepannya, dimanagenerasimillenialtidakakanterjebakdalamranah yang tidakbaik. Merekahanyaakanmenyebarkaninformasiketikaitusudahterbuktibenar, dan darisanalahmerekaakandilatihmenjadigenerasi yang terbiasabersikaptabayyun danberpikirlogikasertamurnisesuaidengankebenaran yang ada. Dengandemikiangenerasimillenial Indonesia akanberfokus pada saturanahtujuan, yaitumenjadikandirisebagai salah satugenerasi yang intelek dan menjadiharapanbaikbagibangsa di masa mendatang.

Adapun implementasidalammenerapkannilaikejujurandalamberkomunikasi di media sosialsebagai salah satualternatifmeminimalisirhoaxadalahdenganmengikutilangkah-langkahsebagaiberikut,

Berkolaborasi

Adaptif

Arif

MembiasakanDiriUntukSelaluBeradaDalamKoridor Allah SWT

Dengandemikian, dampakatauimplikasi yang diharapkandenganterwujudnyanilaikejujurandalamberkomunikasi di media sosialsebagai salah satualternatifmeminimalisirhoax, masyarakatkhususnyagenerasi millennial bisaberkolaborasi, adaptif, dan menjadiarifdalammemanfaatkantecknologiyang ada, sertaterwujudnyarehabilitas moral generasibangsa.

Untukmemaksimalkanperandarisikaptabayyun, penulismenawarkansebuahsolusiberupaaplikasi yang “Hofac.id”. Dimana aplikasiinimenyediakanfitursepertikategoriberita. Dalamaplikasiini, penggunabisamencaritahukebenaransuatuberitahoaxataufakta. Hofac.id akanmenampilkanberitasesuaikategori yang dicari, kemudiannantiakan di perlihatkan mana berita yang benardenganberitabohong (hoax).

Saran

Dalampenyusunanmakalahinihal yang mungkinmenjadibahanpendalaman dan kajian yang lebihmendetailbagi para penulisselanjutnyayaitu, perluadanyamekanisme yang lebihkompleks dan terstruktursertalebihterukurdaritahapanpelaksanaankonsepini. Sehinggadenganadanyarancanganpelaksanaan yang lebihtersistemakanmampudiaplikasikandenganlebihefektif, optimal, dan terarah.



















Post a Comment for "Materi HOFAC (hoax or fact) Juara M2IQ Kab LOTIM | Siti Nurnirwana"