Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sarjana Syari'ah dan Dakwah Berpeluang Besar Menjadi PPPK Penyuluh agama Islam

 


diKutip dari chanel youtube misbahul jannah. Alhamdulillah.. kabar gembira bagi penyuluh agama islam non pns atau lulusan keagamaan syari’ah dan dakwah. Tahun ini maluku utara sudah mengumumkan tentang masa depan penuluh agama islam non pns dan lulusan keagamaan tentang keberpihakan pemerintah dalam pengangkatan penyuluh yang sudah mengabdi minimal 2 tahun sebagai PPPK.

Dalam sambutan kasi bimas kemenag aceh timur muhammad mansur, S.S.os.I. MA. Menyampaikan beberapa informasi gembira kepada peserta BIMTEK PENGARUSTAMAAN MODERASI BERAGAMA DAN WAWASAN KEBANGSAAN yang dimulai dari tanggal 12- 15 oktober 2021 di aula kantor kementerian agama kabupaten aceh timur, beliau menyampaikan “pada tahun ini penyuluh agama islam non pns sedang menjadi pembahasan khusus tentang keberpihakan pemerintah dalam pengangkatan penyuluh agama islam non pns sebagai pppk yang sudah mengabdi minimal 2 tahn lamanya”. Dalam sambutannya kasi bimas aceh timur menghimbau kepada seluruh penyuluh agama islam non pns untuk tetap bersabar dan ikhlas dalam mengabdi dan tidak mendengar isu isu yang tidak benar adanya tentang pengangkatan penyuluh menjadi pppk yang berhubungan dengan keuangan, tunggu informasi dari pihak kemenag setempat.

muhammad mansur, S.S.os.I. MA. menambahkan, penyuluh yang diangkat menjadi pppk juga bisa menjadi kepala kua tidak mesti dari kalangan pns, penyuluh pppk juga berpeluang untuk menjadi kepala kua. Begitu juga dengan yang lulusan keagamaan seperti lulusan syari’ah dan dakwah juga diutamakan menjadi penyuluh pppk, tentunya sudah mengabdi minimal 2 tahun.

Dengan beredarnya informasi tersebut, penuluh agama islam non pns lebih berhati hati dalam menyerap informasi tentang pengangkatan penyuluh pppk tersebut, untuk tidak melayani informasi yang memberikan janji-janji untuk menjadi penyuluh pppk


Sumber dari peserta BIMTEK penyuluh MALUKU UTARA 

Post a Comment for "Sarjana Syari'ah dan Dakwah Berpeluang Besar Menjadi PPPK Penyuluh agama Islam"